Prediksi Bola : Liverpool Vs Manchester City , Minggu 01 Januari 2017 Pkl 00.30 WIB @ RCTI

Jaga Tradisi..

SBOBET INDONESIA ~ Tak sekadar gengsi, ada juga menjaga tradisi. Itulah tajuk yang tepat menggambarkan secara singkat laga Liverpool kontra Manchester City, pada pertandingan pekan ke-19 Premier League 2016-2017, di Stadion Anfield, Sabtu (31/12/2016) atau Minggu (1/1/2017) dini hari WIB.

Soal gengsi, pertemuan kedua tim besar tersebut bakal mensyaratkan banyak aspek, seperti pemain, fans, taktik, pelatih sampai pergumulan di klasemen sementara Liga Inggris. Artinya, siapapun yang menang akan mendapatkan nilai lebih.

Selain itu, masih soal gengsi, tiga angka akan membuat mereka punya kesempatan menekan Chelsea. Saat ini Chelsea berada di puncak klasemen dengan koleksi 46 poin. Liverpool menguntit Chelsea dengan bekal 40 poin, dan Manchester City satu angka di bawah The Reds.

Berpindah ke area tradisi, kali ini Liverpool-lah yang bakal berjibaku. Maklum, berlatar catatan sepanjang sejarah pertemuan kontra Manchester City, Liverpool punya kesempatan menuai tiga angka.

Satu di antaranya adalah fakta pada tiga pertemuan terakhir. Liverpool selalu menang pada tiga partai beruntun kala bersua Manchester City. Kali terakhir mereka mampu mencatat empat kemenangan beruntun atas lawan yang sama ada pada periode 1981, yakni tujuh kali.

Liverpool menjadikan jala Manchester City sebagai sasaran rutin. Tercatat, Liverpool tak pernah gagal menjebol jala The Citizens pada 19 laga di Stadion Anfield.

Satu tradisi yang harus dijaga Liverpool adalah performa tak terkalahkan mereka pada dua tahun terakhir. Liverpool selalu menang pada pertandingan yang berlangsung di pengujung tahun. Pada tahun 2014, mereka unggul atas Swansea City dengan skor 4-1. Setahun berselang, giliran Sunderland ditekuk dengan skor 1-0.

Walhasil, Liverpool memiliki beban agar bisa mempertahankan tradisi, juga gengsi. Arah ke sana bisa saja terjadi. Kali terakhir Manchester City menang di Stadion Anfield terjadi pada Mei 2003. Saat itu Nicolas Anelka mencetak dua gol ke gawang Liverpool, dan membuat Manchester City unggul 2-1. Namun, setelah itu Manchester City menuai catatan 5 seri dan 13 kekalahan.

Satu di antara kewaspadaan Liverpool adalah Sergio Aguero. Bomber yang siap bertempur lagi tersebut sudah mencetak empat gol ke gawang Liverpool. Ambisi Aguero bakal meledak-ledak, karena bomber berkebangsaan Argentina tersebut belum pernah mencetak gol di Anfield.

Gelandang serang Manchester City, Kevin De Bruyne mengakui rekan-rekannya memasang sikap waspada sejak awal. Namun, ia tak ingin terbebani bermain defensif. Pemain sayap, David Silva berharap Liverpool akan kaget dengan apa yang bakal ditampilkan Manchester City.

Ancaman tersebut sudah berada di kepala Manajer Liveprool, Jurgen Klopp. Seperti dirilis situs resmi Liverpool, Klopp menganggap pertemuan kedua tim bakal menampilkan pertarungan agresif.


Waspada Lini Pertahanan 
Tak heran, Klopp justru ingin fokus pada sistem lini pertahanan. Ujaran Klopp tergolong beralasan. Pada lima laga terakhir, gawang Liverpool kebobolan tujuh gol. Kondisi tak berbeda jauh juga ada di kubu Manchester City. Jala The Citizens sudah enam kali dijebol lawan pada lima parai terakhir.

"Liverpool dan Manchester City memiliki lini serang yang sama-sama tajam. Kedua tim punya karakter sserangan balik yang cepat dan selalu merepotkan lawan. Itu fakta, dan kami harus waspada dengan apa yang akan mereka lakukan. Saya lebih fokus pada bagaimana kita bertahan," sebut Klopp.

Klopp mengakui, kembalinya Sergio Aguero menjadi perhatian tersendiri, meski tak seratus persen. Baginya, Aguero adalah sosok bertalenta, dan itu sudah disadari sejak dulu. "Sekarang, saya memiliki sistem yang akan menahan laju penyerangan lawan yang di dalamnya ada Aguero," kata Klopp.

Klopp tak menyangkal, komposisi Dejan Lovren, Ragnar Klavan, James Milner dan Nathaniel Clyne, masih memiliki banyak kelemahan. Sayang, eks pelatih Borussia Dortmund tersebut enggan membeberkan kemungkinan mengubah personel di lini belakang.

Begitu juga dengan Manajer Manchester City, Josep Guardiola. Saat lini depan sudah lengkap, Pep Guardiola tak ingin terlalu banyak berkomentar terkait performa lini belakang.

Bagi Pep Guardiola, keberadaan Aguero akan memberikan efek ketajaman. Liverpool layak waspada. Aguero akan mendapat sokongan dari trio ideal Manchester City, yakni Kevin De Bruyne, David Silva dan Raheem Sterling.

Tukang gedor bisa bertambah andai Fernando atau Fernandinho ikut merangsek ke area 20 meter pertahanan Liverpool. "Guardiola akan memainkan sistem berbeda, dan Liverpool sudah memiliki cara guna meredam mereka," tegas Klopp.

Head to Head Kedua TIM :


2/3/2016 Liverpool 3-0 Manchester City (Premier League)

28/2/2016 Liverpool 1-1 Manchester City (Piala Liga Inggris)

21/11/2015 Manchester City 1-4 Liverpool (Premier League)

1/3/2015 Liverpool 2-1 Manchester City (Premier League)

25/8/2014 Manchester City 3-1 Liverpool (Premier League)

31/7/2014 Manchester City 2-2 Liverpool (ICC)


Lima Pertandingan Terakhir Liverpool :


4/12/2016 Bournemouth 4-3 Liverpool (Premier League)

11/12/2016 Liverpool 2-2 West Ham United (Premier League)

15/12/2016 Middlesbrough 0-3 Liverpool (Premier League)

20/12/2016 Everton 0-1 Liverpool (Premier League)

28/12/2016 Liverpool 4-1 Stoke City (Premier League)


Lima Pertandingan Terakhir Manchester City :


7/12/2016 Manchester City 1-1 Celtic (Liga Champions)

11/12/2016 Leicester City 4-2 Manchester City (Premier League)

15/12/2016 Manchester City 2-0 Watford (Premier League)

18/12/2016 Manchester City 2-1 Arsenal (Premier League)

27/12/2016 Hull City 0-3 Manchester City (Premier League)


Perkiraan Susunan Pemain ;

Liverpool (4-3-3) : Mignolet; Milner, Klavan, Lovren, Clyne; Wijnaldum, Henderson, Lallana; Firmino, Origi, Mane
Pelatih : Jurgen Klopp

Manchester City (4-2-3-1) : Bravo; Clichy, Kolarov, Otamendi, Sagna; Toure, Fernandinho; Sterling, Silva, De Bruyne; Aguero
Pelatih : Pep Guardiola

Subscribe to receive free email updates: